Skip to main content

Semua Hal Tentang Penyakit Peredaran Darah Lengkap dengan Studi Kasus dan Contoh

Peredaran darah menjadi sangat krusial bagi kesehatan tubuh manusia. Karena sebagai salah satu sumber metabolisme tubuh, akan berakibat fatal jika sistem peredaran darah ternyata terjadi gangguan.

Darah mengalir membawa zat penting seperti oksigen, karbondioksida, dan zat lain yang berasal dari organ lain seperti paru-paru, pernafasan lalu dikirim ke semua bagian tubuh dan kembali lagi.

Sebelum lebih jauh, mari kita pahami pengertian dan definisi peredaran darah.

penyakit peredaran darah

Arti dari Sistem Peredaran Darah (kardiovaskular)

Sistem peredaran darah adalah bergeraknya darah pada jantung ke seluruh tubuh lalu kembali ke jantung lagi. Lebih dikenal dengan istilah pergerakan atau transportrasi zat dari dalam menuju sel.

Keseimbangan tubuh, pH tubuh juga erat kaitannya dengan peredaran darah ini. Konsumsi lemak berlebih bisa berakibat menghambat kelancaran dalam peredaran darah.

Lemak akan menyumbat dinding arteri (bagian pembuluh darah yang penting), dan selanjutnya akan menimbulkan berbagai macam komplikasi penyakit.

Tidak hanya zat nutrisi saja yang diedarkan ke seluruh organ tubuh, zat lain seperti oksigen dan karbon dioksida juga diedarkan secara terus menerus.

Sistem tersebut yang membuat manusia tatap dapat bertahan hidup. Pada ilmu biologi dipelajari ada pembagian kategori dari sistem peredaran darah, yaitu:

Sistem peredaran darah terbuka

Yaitu sistem peredaran yang melalui pembuluh darah sebanyak dua kali. Kalau pada manusia maka jantung memompa ke seluruh tubuh lalu kembali ke jantung lagi.

Pada sistem peredaran darah terbuka, biasanya pembuluh darah belum terbentuk secara sempurna sehingga penyaluran darah terkadang tanpa melewati pembuluh darah.

Sistem peredaran darah sejatinya berfungsi membawa cairan yang berupa nutrisi-nutrisi untuk memenuhi kebutuhan hidup suatu makhluk hidup, tidak terkecuali pada manusia dan hewan.

penyakit peredaran darah manusia

Sistem peredaran darah tertutup

Adalah bergeraknya pembuluh darah lewat arteri dan vena dan tidak kembali ke jantung lagi, karena tertutup biasanya karena belum sempurna seperti pada sebagian hewan. Contoh: cacing.

Sistem peredaran darah ini memilki aliran darah yang cukup deras karena adanya pemompa darah yaitu jantung sejati.

Setelah melalui seluruh tubuh, darah akan kembali ke bagian dorsal tubuh, menuju jantung untuk kemudian dipompakan lagi ke seluruh tubuh.

Manfaat Peredaran Darah (kardiovaskular)

  • Sangat penting karena sistem inilah yang bekerja mengangkut hormon dari tempat produksinya menuju ke bagian tubuh yang membutuhkannya.
  • Memiliki tugas paling penting di tubuh, karena yang mengangkut sari-sari makanan yang berasal dari usus ke seluruh bagian tubuh manusia merupakan tugas utama dari sistem ini
  • Sistem lain yang sangat penting yaitu sistem pernafasan juga tergantung dengan peredaran darah, sistem ini mengangkut oksigen yang berasal dari organ pernapasan paru-paru dan mendistribusikannya ke seluruh tubuh. Serta juga mengangkut karbon dioksida dari semua bagian tubuh menuju organ ke paru-paru.
  • Tugas krusial lainnya adalah mengangkut zat sisa hasil proses metabolisme sel ke organ ekskresi ginjal.
  • Tak kalah pentingnya, guna menjaga kestabilan temperatur tubuh agar tetap berada di kisaran suhu normal 36┬░ celcius ┬ásampai 37┬░ celcius. Hal ini dikarenakan temperatur tubuh manusia tidak dipengaruhi oleh lingkungannya. Namun dapat dijaga melalui sistem peredaran darah. Caranya adalah dengan menyebarkan energi panas dalam tubuh secara merata ke semua bagian tubuh.
  • Fungsi vital lainnya adalah untuk membunuh kuman yang masuk ke dalam tubuh manusia

peredaran darah ganda

Sistem Peredaran Darah pada Manusia

Manusia memiliki sistem sirkulasi darah yang sempurna. Urutannya adalah seperti berikut ini:

Jantung kemudian ke Serambi Kanan kemudian ke Bilik Kanan kemudian ke Paru-Paru kemudian ke Serambi Kiri kemudian ke Bilik Kiri kemudian ke Seluruh Tubuh kemudian kembali ke Jantung

Organ tubuh yang ikut andil dalam sirkulasi ini adalah jantung, darah dan pembuluh darah. Untuk lebih jelasnya, Berikut ini kami jelaskan detail satu demi satu sebagai berikut:

Darah

Adalah organ tubuh yang membuat keberlangsungan hidup, darah yang memberikan nutrisi tubuh dengan cara bergerak mengalir dan diperbaharui terus atau dipompa oleh organ lain yaitu jantung.

Darah melakukan tugas yang penting di tubuh, yaitu sebagai pengangkut oksigen, nutrisi dan hormon ke seluruh sel dan jaringan tubuh dan sisa-sisa metabolisme untuk dibuang oleh sistem ekskresi.

Beberapa jenis sel darah oleh para ahli dibagai menjadi beberapa yaitu sel darah merah (eritrosit), sel darah putih (leukosit) dan keping darah (trombosit).

Sel Darah

Darah memiliki bagian kecil lagi yang disebut sel darah. Jenis sel darah ini dibagi berdasarkan warna dan karakteristik dari cairan tubuh manuisia ini.

peredaran darah terbuka dan tertutup

Eritrosit

Yang pertama adalah sel darah merah (Eritrosit) adalah anggota paling banyak dari sel darah yaitu sekitar 99 %. Eritrosit berbentuk bikonkaf, yaitu bulat, pipih, tengahnya cekung, sering berada terhadap kondisi bertumpukan.

Sel darah merah memiliki fungsi utama mengangkut oksigen, hemogoblin adalah bagian dari sel darah merah yang bertugas mengikat oksigen.

Berbagai penyakit kekurangan sel darah merah biasanya disebabkan tidak stabilnya hemoglobin atau sering disingkat dengan Hb. Misalnya penderita demam berdarah, DBD dan tipes atau typhus.

Trombosit

Keping darah (Trombosit) berbentuk kecil, tidak teratur, berkelompok membentuk kepingan-kepingan di didalam darah & tidak ada intinya.

Kenapa disebut keping karena trombosit memiliki sifat cepat membeku, trombosit bergerak cepat ketika terjadi luka. Sehingga luka cepat sembuh karena darah akan menutup luka dengan cara membeku.

Agar berfungsi baik, mengkonsumsi vitamin K adalah salah satu cara yang direkomendasikan untuk kestabilan trombosit di tubuh.

Leukosit

Nanah yang muncul ketika luka agak lama atau hampir sembuh adalah bagian dari leukosit. Inilah mengapa leukosit disebut dengan sel darah putih.

Sel darah putih (Leukosit) miliki ukuran lebih besar dibanding Eritrosit, tidak berpigmen, dan miliki inti yang bentuknya berfariasi.

Sifat sel darah putih yang gesit mampu bertemput dengan bakteri dan amoeba yang mencoba menyerang tubuh lewat luka dihadang oleh leukosit ini.

Organ Jantung

Jantung berguna untuk memompa darah melalui katup yang memiliki serambi-serambi yang fungsinya untuk mencegah agar aliran darah yang datang tidak bercampur dengan darah yang keluar atau dipompa ke seluruh tubuh (valvula).

Organ jantung pada tubuh kita terletak pada dada posisinya dilindungi oleh tulang dada, dan hampir diselubungi sepenuhnya oleh paru-paru, yang dibatasi oleh sebuah selaput ganda perikardium, dan tertempel di diafragma

Pembuluh Darah

Ada 2 macam pembuluh darah yaitu arteri dan vena. Arteri berguna untuk memproduksi darah ke seluruh tubuh, pembuluh vena (balik) bertugas menerima darah yang datang dari sekujur badan.

Ada pembagian macam-macam pembuluh darah yang lebih lengkap yaitu: arteri, kapiler, vena pembuluh koroner serta vena portal hepatica.

penyakit peredaran darah pada manusia

Dengan adanya peredaran darah inilah, sehingga manusia dapat terus dialirkan darah karena darah mempunyai fungsi bagi tubuh manusia.

Memiliki dua peredaran darah pada tubuh manusia inilah yang menyebabkan manusia memiliki peredaran darah rangkap atau peredaran darah ganda.

Jenis dari 2 (dua) macam peredaran darah manusia yaitu peredaran darah terbuka dan peredaran darah tertutup.

Berikut ini penjelasan lengkapnya.

Peredaran darah Besar atau Sistemik

Banyak juga yang menyebut dengan istilah peredaran darah panjang yaitu oksigen mengalir dari bilik kiri jantung, lalu mengalir lebih lanjut ke semua bagian tubuh.

Kemudian Karbondioksida saling bertukar dengan darah pada tubuh, lalu darah yang mengandung CO2 ini kembali lagi ke jantung melalui serambi kanan jantung.

Sehingga yang terjadi adalah pertukaran antara karbondioksidan dengan oksigen, karbondioksida ini tidak diperlukan lagi oleh tubuh. Sedangkan oksigen yang kita hirup diperlukan tubuh.

Urutan peredaran darah besar adalah sebagai berikut: jantung (bilik kiri) aorta -> pembuluh nadi -> pembuluh kapiler -> pembuluh balik -> jantung (serambi kanan).

Peredaran Darah Kecil atau Pulmonal

Urutan sederhananya dari jantung ke paru-paru lalu kembali lagi ke jantung, karena tidak mengalir ke seluruh tubuh, makanya disebutk peredaran darah pendek.

Urutan peredaran darah kecil adalah sebagai berikut: jantung (bilik kanan) -> pembuluh nadi paru-paru -> paru-paru -> pembuluh balik paru-paru -> jantung (serambi kiri).

Contoh Penyakit pada Sistem Peredaran Darah

Ada sangat banyak sekali penyakit yang berkaitan dengan peredaran darah ini. Pada kesempatan kali ini akan kami jabarkan ke dalam bentuk tabel, supaya lebih mudah dipahami.

NONama PenyakitPenjelasan Penyakit Peredaran Darah
1ArteriosklerosisPengerasan pembuluh nadi karena endapan pada lemak berbentuk plak (kerak) yaitu jaringan ikat berserat & sel-sel otot polos yang di infiltrasi, oleh lipid (lemak)
2AnemiaDisebabkan karena rendahnya kadar hemoglobin dalam darah atau berkurangnya jumlah eritrosit dalam darah
3VarisesDikarenakan pelebaran pembuluh darah di bagian betis
4AmbeienPenyebabnya karena pelebaran pembuluh darah di sekitar dubur
5AmbolusTerjadi karena tersumbatnya pembuluh darah karena benda yang bergerak.
6TrombusDikarenakan tersumbatnya pembuluh darah karena benda yang tidak bergerak
7HemofiliPenyebab Hemofili adalah kelainan darah yang menyebabkan darah sukar membeku (diturunkan secara hereditas)
8Leukemia (Kanker Darah)Sebabnya peningkatan jumlah eritrosit secara tidak terkendali.
9Erithroblastosis fetalisTerjadi keusakan eritrosit bayi ata janin akibat aglutinasi dari antibodi yang berasal dari ibu.
10ThalasemiaPenyakit mirip anemia yang diakibatkan oleh rusaknya gen pembentuk hemoglobin yang bersifat menurun (genetis).
11HipertensiPenyebabnya karena tekanan darah tinggi akibat arteriosklerosis

Berikut kami jelaskan secara rinci apa saja penyakit yang termasuk ke dalam gangguan sistem peredaran darah, diantaranya adalah sebagai berikut:

Penyakit Hipertensi

Tekanan Darah Tinggi muncul karena fungsi pembuluh arteri yang tidak lain adalah memompa cairan darah ke penjuru bagian tubuh mengalami tekanan yang tinggi.

Untuk solusi pencegahannya, pasien penyakit hipertensi dapat dikurangi dengan menjaga berat badan, makan-makanan yang kadar garamnya rendah dan lemaknya juga rendah serta teratur berolahraga.

Cara untuk mengetahuinya ya dengan mengukur tekanan darah manusia dengan cara alat yang disebut stetoskop. Dokter biasanya selalu membawa ini dalam memeriksa pasien untuk mendeteksi penyakit.

Penyakit Anemia

Penyakit ini juga menjadi salah satu momok bagi sebagian orang, sering menjangkiti ibu hamil dan menyusui. Anemia adalah penyakit gejala kurang darah.

Kenapa ibu hamil dan menyusui bisa mengalami anemia? Karena hormon pada wanita yang berubah akibat adanya janin atau bayi, sehingga darah pun berkurang.

Gejala anemia biasanya pasien merasa kurang bertenaga dan sangat lelah, pucat, dan bernapas dengan terengah-engah seperti habis kecapean.

Untuk mencegahnya bunda harus mengkonsumsi obat tambah darah atau kalau mau yang alami bisa mengkonsumsi makanan penambah darah seperti katuk, pare, daun pepaya, kurma dan habbatussauda.

Sakit Hipotensi

Ini adalah penyakit kebalikan dari hipertensi, atau penyakit tekanan darah rendah. Sebagian orang salah memahami sebagai penyakit anemia, padahal berbeda ya. Hipotensi artinya tekenanan darah rendah, bukan kekurangan produksi darah ya.

Ciri-ciri dan yang biasa dialami oleh penderita hipotensi adalah gejala mudah lelah dan kaki serta tangan sering mengalami kesemutan

Normalnya tekanan darah adalah 70mm/Hg, dibawah itu bisa berpotensi menderita hipotensi. Ciri-cirinya diantaranya pandangan mata buram, kepala berkunang-kunang dan badan tiba-tiba terasa lemas.

Leukimia (Kanker darah)

Penyakit leukimia biasanya terjadi karena penderitanya mengalamai jumlah sel darah putih di bagian sumsum tulang belakang yang abnormal, hal ini menyebabkan gangguan pada sel darah lainnya.

Yang mengerikan adalah, sampai saat ini pun belum ada penelitian yang memberikan hasil memuaskan untuk kesembuhan para penderita leukimia.

Pengobatan rutin yang diberikan dokter sifatnya hanya mencegah terjadinya komplikasi saja. Karena itu terapi yang cocok adalah mencegahnya, karena belum adanya obat untuk sakit ini.

Sakit Varises

Penyakit ini biasanya menjangkiti usia lansia karena faktor umur. Varises adalah pembengkakan pembuluh darah biasanya terjadi pada area tangan dan kaki.

Ciri-ciri penyakit varises adalah warna kaki dan tangan kebiru-biruan, kemudian otot-otot terkena varises akan sakit kram.

Untuk mengatasi penderita varises menjaga keseimbangan berat badan, jangan terlalu gemuk atau kekurusan, kemudian perbanyak konsumsi vitamin C dan E.

peredaran darah jantung

Thalassemia

Penyakit ini bersifat genetik, atau turunan dari orang tuanya. Ciri-ciri terdapat benjolan pada bagian perut hal ini bisa dideteksi pada usia dini. Orang tua nya biasanya sudah divonis penyakit thalassemia.

Penderita ini mesti disarankan agar sakitnya bisa dicegah yaitu konsumsi makanan dengan nutrisi tinggi, menghindari makanan yang mengandung zat besi dan mengurangi konsumsi vitamin C.

AIDS (Acquired Immunodefciency Syndrome)

Penyakit yang terkenal ini adalah rusaknya sel darah putih yang disebabkan oleh virus, berbeda dengan penyakit peredaran darah lain yang disebabkan karena faktor gen, umur dan bakteri AIDS disebabkan karena virus HIV (Human Immunodefciency Virus).

Penyakit paling mematikan ini bisa menular karena hubungan sex yang bebas karena gonta ganti pasangan atau berhubungan dengan pekerja seks komersial.

Hingga saat ini penyakit ini belum ditemukan obatnya, penderita penyakit ini terancam kematian.

Penyakit Jantung

Meskipun bukan organ darah, tapi organ jantung termasuk dalam organ yang berfungsi vital pada sistem peredaran darah. Penyakit jantung salah satunya juga disebabkan karena kerusakan pada sistem peredaran darah.

Jantung yang rusak tentu berakibat aktivitas memompa darah terjadi masalah kan? Hal ini bisa disebabkan karena beberapa hal, diantaranya karena kegemukan (obesitas) karena asupan kolesterol, sehingga terjadi penyumbatan pembuluh darah.

Ciri-ciri penyakit jantung misalnya nyeri di bagian dada, sesak, dan cepat lelah.

Demikianlah penjelasan kami mengenai darah dan seluk beluk tentang peredaran darah, dari mulai istilah, definisi, organ-organ tubuh lain yang beraktivitas dengan darah, lalu kategori dan pembagian jenis-jenis hingga beragam penyakitnya sampai kami bahas pula gejala dan pengobatannya.

Semoga sedikit yang kami sampaikan dapat memberikan manfaat bagi pembaca kami, memperoleh pencerahan untuk sadar akan kesehatan serta doa kami semoga hidup pembaca lebih sehat lagi karena sudah aware akan kesehatan darah. Amin.